HeartStrings

Walau langkah terasa berat ku terus berjalan. Walau lelah seringkali datang menghampiri ku terus berjalan. Hanya demi menuju suatu tempat yang damai.

– Gladys

Ku kembali dengan harapan baru, melangkah dengan keyakinan baru, walau tak sedikit ku terjatuh, namun ku kembali bangkit dan melanjutkan langkahku.

– Gladys 

STOP IT ! DO IT !

– GLADYS

Hey, AKU BENCI KALIAN!! tapi AKU BUTUH KALIAN!!
Selesaikan apa yang sudah kaliah buat dan temani aku dalam hidup yang telah kalian berikan padaku.
(mama, papa)

– Gladys

Hidup tidak lepas dari pengorbanan, menjaga dan melindungi. Mengorbankan perasaan sendiri demi menjaga perasaan orang lain, menjaga hidup orang lain sementara hidup sendiri hancur, melindungi orang yang disayang walau diri sendiri dalam bahaya. Hidup, satu kata, banyak cerita.

– Gladys
Masih saja ada airmata dalam hidupku..
Sekuat tenaga ku bendung airmataku, namun akhirnya tertumpah juga..
Tuhan, salahkah jika dalam setiap doa ku bertanya akan maksud apa yang kau berikan dalam hidupku?
Bukan maksudku meragukan Engkau, ataupun menantang Engkau melalui pertanyaan-pertanyaan disetiap doa-doaku, hanya saja tiada tempat lagi bagiku tuk bertanya selain kepadaMu ya Tuhan ..
Aku harus bagaimana Tuhan?
Apa dosa-dosa ayah dan ibuku sehingga Kau hukum Aku seperti ini?
Haruskah ku lewati hari-hari ku tanpa kedamaian dihati?
Setiap hari ku lindungi adik terkasihku, namun kunjung dirinya tersadar dan menghargai setiap pengorbananku.
Haruskah keributan ada setiap ku mengajaknya berdoa bersama?
Sementara semakin hari semakin ku terlihat buruk dimata orang-orang yang menjudge aku tanpa mereka tahu apa yang terjadi sebenarnya..
Aku lelah Tuhan ..
Ingin rasanya kutinggalkan semua, berlari menjauhi semua ini..
Namun ku tak tega meninggalkan adikku satu-satunya, tapi dengan terus bersamanya semakin ku merasa hancur..
Ku tak tahu harus berbuat apalagi untuknya..
Kau sendiri yang dapat menyadarkan hatinya Tuhan, bahwa sakit yang dideritanya itu terjadi atas perbuatannya sendiri. Sehingga dia harus memperbaiki pola hidupnya.
Ku rela jika harus menanggung semua kesalahannya, menjadi buruk dimata orang-orang, namun ku tak rela jika dia terus saja bersikap seperti itu terhadapku.
Aku juga bisa tersakiti, bukan dia saja yang seorang diri, aku pun seorang diri tanpa mama dan papa. Aku seorang diri menghadapi kerasnya hidup ini, tanpa tempat berpegang, tanpa tempat mengadu, HANYA AKU. AKU SENDIRI.
Ku mohon Tuhan, sedikit saja kau beri aku kebahagiaan yang tidak pernah ku rasakan selama ku kecil. 
Setidaknya buatlah adikku mengerti bahwa dia tidak bisa terus-menerus hidup seperti itu, aku juga butuh adik lelaki yang kuat, dewasa yang nantinya kelak dapat melindungi aku. Adik yang bersama-sama duduk berdoa denganku, membangun mezbahMu disetiap hari.
Aku haus akan kasihMu Tuhan, namun aku hanya sendiri, tiada teman yang bisa mengerti perasaanku.
Aku gagal dalam hidupku, aku tak bisa mendidik adikku.
Ya itu kata mereka : “AKU PRODUK GAGAL”
Tuhannnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn, jangan lepaskan tanganMu, pegang erat selalu tanganku Tuhan..beri Aku kekuatan supaya ketika ku terjatuh aku dapat bangkit kembali dan tidak meninggalkan Mu.. 
Ampuni aku akan dosa-dosa yang ku perbuat, orang tua ku, kakak-kakak ku dan adikku.
Jangan hukum kami seperti ini, jangan binasakan kami satu persatu ..
Bawa kami dalam dekap hangatMu Tuhan……..
AKU MASIH INGIN BERSAMA ADIKKUAKU MASIH INGIN BERSAMA MU TUHAN KU YESUS..


- AKU

Masih saja ada airmata dalam hidupku..

Sekuat tenaga ku bendung airmataku, namun akhirnya tertumpah juga..

Tuhan, salahkah jika dalam setiap doa ku bertanya akan maksud apa yang kau berikan dalam hidupku?

Bukan maksudku meragukan Engkau, ataupun menantang Engkau melalui pertanyaan-pertanyaan disetiap doa-doaku, hanya saja tiada tempat lagi bagiku tuk bertanya selain kepadaMu ya Tuhan ..

Aku harus bagaimana Tuhan?

Apa dosa-dosa ayah dan ibuku sehingga Kau hukum Aku seperti ini?

Haruskah ku lewati hari-hari ku tanpa kedamaian dihati?

Setiap hari ku lindungi adik terkasihku, namun kunjung dirinya tersadar dan menghargai setiap pengorbananku.

Haruskah keributan ada setiap ku mengajaknya berdoa bersama?

Sementara semakin hari semakin ku terlihat buruk dimata orang-orang yang menjudge aku tanpa mereka tahu apa yang terjadi sebenarnya..

Aku lelah Tuhan ..

Ingin rasanya kutinggalkan semua, berlari menjauhi semua ini..

Namun ku tak tega meninggalkan adikku satu-satunya, tapi dengan terus bersamanya semakin ku merasa hancur..

Ku tak tahu harus berbuat apalagi untuknya..

Kau sendiri yang dapat menyadarkan hatinya Tuhan, bahwa sakit yang dideritanya itu terjadi atas perbuatannya sendiri. Sehingga dia harus memperbaiki pola hidupnya.

Ku rela jika harus menanggung semua kesalahannya, menjadi buruk dimata orang-orang, namun ku tak rela jika dia terus saja bersikap seperti itu terhadapku.

Aku juga bisa tersakiti, bukan dia saja yang seorang diri, aku pun seorang diri tanpa mama dan papa. Aku seorang diri menghadapi kerasnya hidup ini, tanpa tempat berpegang, tanpa tempat mengadu, HANYA AKU. AKU SENDIRI.

Ku mohon Tuhan, sedikit saja kau beri aku kebahagiaan yang tidak pernah ku rasakan selama ku kecil. 

Setidaknya buatlah adikku mengerti bahwa dia tidak bisa terus-menerus hidup seperti itu, aku juga butuh adik lelaki yang kuat, dewasa yang nantinya kelak dapat melindungi aku. Adik yang bersama-sama duduk berdoa denganku, membangun mezbahMu disetiap hari.

Aku haus akan kasihMu Tuhan, namun aku hanya sendiri, tiada teman yang bisa mengerti perasaanku.

Aku gagal dalam hidupku, aku tak bisa mendidik adikku.

Ya itu kata mereka : “AKU PRODUK GAGAL”

Tuhannnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn, jangan lepaskan tanganMu, pegang erat selalu tanganku Tuhan..
beri Aku kekuatan supaya ketika ku terjatuh aku dapat bangkit kembali dan tidak meninggalkan Mu.. 

Ampuni aku akan dosa-dosa yang ku perbuat, orang tua ku, kakak-kakak ku dan adikku.

Jangan hukum kami seperti ini, jangan binasakan kami satu persatu ..

Bawa kami dalam dekap hangatMu Tuhan……..

AKU MASIH INGIN BERSAMA ADIKKU

AKU MASIH INGIN BERSAMA MU TUHAN KU YESUS..

- AKU


Diamku itu adalah tangisan yang tak bersuara

– Gladys

Dalam sunyi ku terjaga, memikirkan hal yang tak berujung, sedih tak kenal waktu, kosong dan hampa, takut dan gelisah, harapan dimanakah kau berada?

– Gladys

Perjalanan ini terasa sangat menyedihkan, sayang kau tak duduk disampingku kawan.

-Ebiet G Ade


Alunan musik syahdu yang ku harap dapat menenangkan pikiranku justru membuat ku minitikkan airmata, karena ku tersadar bahwa musik ku telah tiada. Kaulah musik dalam hidupku MAMA.

– Gladys
19
To Tumblr, Love PixelUnion